me

me

Jumat, 06 Mei 2011

kolorimeter nessler


Kolorimetri merupakan suatu metoda analisa kimia yang didasarkan pada tercapainya kesamaan besaran warna antara larutan sampel dengan larutan standar dengan menggunakan sumber cahaya polikromatis dan detektor mata. Metoda ini didasarkan pada penyerapan cahaya tampak dan energi radiasi lainnya oleh suatu larutan.
Kolorimeter adalah suatu instrumen sederhana yang digunakan untuk penetapan kolorimetri visual, yakni cahaya putih alamiah ataupun buatan umumnya digunakan sebagai sumber cahaya.
Jenis-jenis kolorimeter adalah:
1. Kolorimeter Nessler
2. Kolorimeter Duboscq
3. Kolorimeter Hehner
Nah, kali ini kita akan membahas mengenai kolorimeter nessler.
Pada metode deretan standar, biasa digunakan tabung kaca tak berwarna yang penampangannya seragam dan berdasar datar. Tabung ini disebut tabung nessler. Tabung ini dibuat dalam ukuran kecil dengan tinggi 175-200 mm dan diameter 25-32 mm, sedangkan pada ukuran besar dengan tinggi 300-375 mm dan diameter 21-24 mm.
Prosedurnya kurang lebih. . .
Pada metoda ini digunakan beberapa tabung reaksi berbentuk silinder. Masing-masing tabung diisi dengan larutan standar dengan konsentrasi terukur dan bervariasi dengan tinggi larutan yang sama. Tabung ini disusun pada rak tabung bercat hitam yang tidak mengkilat, agar tidak memantulkan sinar yang datang pada tabung. Kemudian larutan sampel dengan tinggi yang sama diletakkan di sela tabung-tabung tersebut dan bandingkan warna larutan standar dan sampel dengan melihat dari atas tabung (vertikal). Jika ada warna larutan standar yang sama dengan sampel, berarti konsentrasi sampel sama dengan larutan standar tersebut. Atau jika warnanya berada diantara 2 warna larutan standar yang berdekatan, berarti konsentrasi sampel berada dalam range dari konsentrasi kedua larutan tersebut. Pengamatan secara vertikal dari atas menembus larutan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar